Langsung ke konten utama

5 Jenis Alat Pembantu Menstruasi Wanita yang Patut Kamu Ketahui

Menjaga kebersihan vagina bukanlah hal yang sulit. Namun, ketika menstruasi datang, berbagai masalah pun muncul. Bau tak sedap, gatal, rasa lembab, hingga iritasi menghampiri. Ternyata, salah satu penyebabnya adalah kelemababan yang tertahan di pembalut, berikut jamur dan bakteri yang mungkin muncul jika Anda tidak rajin mengganti pembalut.

Tahukah Anda, di masa lampau perempuan haid dianggap kotor dan tidak suci sehingga harus “diasingkan” sementara hingga menstruasinya selesai. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan peradaban kemudian tidak lagi menganggap kotor menstruasi dan wanita haid pun mulai bisa beraktivitas dengan menggunakan kain untuk menampung sementara darah haidnya. Hingga akhirnya pada tahun 1980an, pembalut kapas sekali pakai mulai banyak digunakan para wanita.

Kini, perkembangan teknologi memunculkan berbagai jenis pembalut, termasuk yang tidak berbentuk pembalut. Namun, inti penggunaannya adalah untuk menampung darah menstruasi terlepas dari seperti apa bentuknya. Mungkin Anda adalah salah satu yang sudah beralih ke jenis pembalut non kovensional. Apa saja jenis pembalut yang kini tersedia? Simak penjelasan berikut.

Washable cloth pads (pembalut kain)

Ini adalah jenis pembalut kain yang bisa digunakan berulang setelah dicuci. Namun, untuk menjaganya tetap higienis, kain ini harus dicuci dan dijemur di terik matahari untuk menghilangkan kuman. Cara menyimpannya juga tidak boleh di tempat yang lembab. Pembalut ini sangat ramah lingkungan, namun untuk Anda yang beraktivitas banyak di luar rumah akan sedikit menantang saat harus menggantinya.

Pembalut sekali pakai

Ini adalah jenis pembalut yang paling banyak digunakan saat ini. Ada bermacam pilihan pembalut sekali pakai dengan bahan yang berbeda-beda. Selain itu, ukuran dan ketebalannya pun beragam. Ada yang tipis hingga ketebalan normal, ada yang ukuran standar, dan ada yang berukuran panjang (biasanya digunakan untuk malam hari) agar tidak terjadi kebocoran.

Bamboo fibre pads

Untuk bahan ramah lingkungan, bambu digunakan untuk menjadi material jenis pembalut sekali pakai karena bisa menyerap lebih banyak darah dan lebih aman untuk digunakan. Material yang digunakan pun mengandung anti bakteri sehingga mengurangi kemungkinan iritasi saat haid. Kini pembalut berbahan dasar arang bambu (bamboo charcoal) sudah beredar di beberapa supermarket besar, namun karena permintaan konsumen yang belum banyak maka harganya masih relatif tinggi.


Tampon

Anda mungkin sering mendengar pembalut jenis ini walau tidak pernah mencobanya. Tampon adalah pembalut yang berbentuk seperti kapsul dengan tali kecil di bagian ujungnya. Cara pakainya adalah dengan memasukkannya ke dalam vagina, cara melepasnya adalah dengan menarik talinya. Ada dua jenis tampon, sekali buang atau cuci pakai. Cara pakainya sama, hanya dengan bahan yang berbeda. Namun, beberapa ahli tidak menyarankan untuk menggunakannya. Selain mahal dan tidak eco friendly, tampon banyak menyisakan iritasi pada vagina jika Anda tidak menggantinya secara berkala.


Menstrual cup

Menstrual cup belakangan menjadi marak diperbincangkan, sebagai alternatif jenis pembalut sekali pakai dan tampon. Dibuat dari silikon medis agar mudah dilipat dan dimasukkan ke dalam vagina. Cup ini digunakan untuk menampung darah haid dan bisa bertahan selama 6-12 jam tergantung banyaknya aliran darah haid. Awalnya, mungkin akan terasa janggal saat menggunakannya pertama kali. Namun, jika sudah terbiasa, menstrual cup menjadi lebih nyaman dan aman dibandingkan pembalut lain. Anda hanya perlu melepas dan mencucinya ketika daya tampungnya sudah penuh, lalu siap digunakan kembali.

----

Apapun jenis pembalut yang Anda gunakan, penting untuk Anda menjaga kebersihannya secara berkala. Jangan gunakan pembalut lebih dari 6 jam. Bersihkan area V dengan air tiap kali mengganti pembalut. Keringkan, sehingga tidak menjadi lembab dan menjadi sarang jamur. Jaga kebersihan pembalut cuci pakai, dan ganti setidaknya 6 bulan sekali.

Kalian sudah coba pakai pembalut yang mana aja nih? Bisa diceritakan ya di kolom komentar 😀

Komentar

  1. Pengen coba menstrual cup karena katanya bagus, tapi takut karena belum menikah

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum menikah bisa kok menggunakan menstrual cup, untuk penggunaan menstrual cup akan aku bahas di blog minggu depan ya

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bermain Bersama Teknologi untuk Atasi Hoax di Musim Pesta Politik

  Musim pesta politik seringkali menjadi momen rawan penyebaran hoaks. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami cara hoaks merambah dunia digital, terutama dalam konteks pesta politik, dan bagaimana kamu dapat mengidentifikasi serta menghindarinya dengan lebih baik. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil: 1. Pahami Pola Penyebaran di Media Sosial Hoaks cenderung menyebar dengan cepat melalui media sosial. Pahami bahwa informasi yang terlihat mencolok atau kontroversial seringkali menjadi sasaran utama penyebaran hoaks. Jika suatu informasi terlihat berbeda dari biasanya, luangkan waktu untuk memeriksanya lebih lanjut sebelum kamu mempercayainya atau menyebarkannya. 2. Verifikasi dari Sumber Terpercaya Sebelum kamu menyebarkan berita atau informasi, pastikan untuk memverifikasinya dari sumber yang terpercaya. Cek keberitaan dari situs berita resmi atau sumber informasi lain yang memiliki reputasi baik. Jangan hanya mengandalkan judul atau cuplikan, tetapi baca selur

Tips & Trik Cari Rumah yang Cocok untuk Work From Home di Medan: Dapatkan Cuan dari Rumah Anda

   Sebagai seorang software developer, pandemi telah mengubah cara saya bekerja. Sebelum pandemi, saya bekerja di kantor setiap hari dan berkomunikasi dengan rekan kerja dan klien secara langsung. Namun, sekarang saya harus bekerja dari rumah dan berkomunikasi dengan rekan kerja dan klien melalui internet. Namun, untuk dapat bekerja dengan produktif di rumah, rumah yang cocok untuk WFH dan WAH sangat penting. Selama pandemi, saya menemukan bahwa rumah yang tidak cocok untuk WFH dan WAH dapat menyebabkan masalah seperti kesulitan dalam fokus, kurangnya privasi, dan keterbatasan dalam komunikasi dengan rekan kerja. Oleh karena itu, saya mencari rumah yang cocok untuk WFH dan WAH di Medan. Menemukan rumah yang tepat di Medan dapat menjadi tugas yang tidak mudah. Namun, jangan khawatir, kami memiliki beberapa tips dan trik untuk menemukan rumah yang cocok di Medan. Pertama, cari rumah di kota Medan yang memiliki akses mudah ke fasilitas umum seperti toko, restoran, dan kantor. Ini akan mem

Mengenal Lebih Dekat Gemini: Google's Breakthrough in Conversational AI

  Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin mengalami perkembangan pesat, membawa kita ke era di mana teknologi semakin memahami dan merespons kebutuhan manusia. Salah satu terobosan terbaru dalam dunia kecerdasan buatan adalah proyek Gemini dari Google. Dengan klaimnya yang ambisius untuk melampaui kemampuan Chat GPT 4, Gemini menjadi sorotan utama dalam dunia AI. Google's Gemini: Memperkenalkan Standar Baru dalam AI Percakapan Gemini, yang dihadirkan oleh Google, bukan sekadar proyek AI biasa. Ia muncul sebagai kekuatan utama dalam bidang kecerdasan buatan percakapan. Arsitekturnya memiliki kemampuan multitasking yang tak tertandingi, mampu menangani banyak tugas kompleks secara bersamaan dengan efisiensi yang luar biasa. Dibandingkan dengan Chat GPT 4, yang sebelumnya dianggap sebagai puncak kemampuan AI dalam percakapan, Gemini memperlihatkan keunggulan yang signifikan. Gemini tidak hanya lebih cepat dalam menyelesaikan tugas-tugasnya, tetapi juga mampu beradaptasi