Langsung ke konten utama

Cara Solving Saat 2 Commit Gagal Digabungkan Saat Push ke Branch

 


Hai tema-teman, kali ini aku mau berbagi catatanku bagaimana cara saat kalian gagal push ke branch kalian tetapi sudah commit lebih dari 1 kali. Seperti yang terlihat pada graph dibawah ini.



1. Create branch baru

git checkout -b <nama branch baru>

2. Lakukan  push ke branch baru

git push -u origin <nama branch baru>

3. Buka gitlab repository kalian, dan piliha halaman list branch


4. Pada nama branch baru yang baru saja dibuat, pilih merge request

5. Lakukan merge dengan main, untuk ini laporkan kepada rekan kalian yang punya otorisasi atau kalian bisa lakukan sendiri

6. Setelah selesai dilakukan merge branch. Masuk ke dalam branch main
git checkout main

    dan lakukan perintah pull

git pull  

7. Buka akun gitlab dan kemudian pilih menu issue list


8. Kemudian kalian masuk ke halaman issue yang sedang kalian kerjakan, dan klik close issue


9. Lakukan reopen issue dan create branch baru untuk issue tadi

10. Lakukan pull kembali pada branch main untuk melihat apakah branch reopen sudah terbentuk

git pull

11. Masuk ke branch reopen yang baru tercreate

git checkout <nama branch reopen issue>
Nah sekarang bisa dilanjutkan pekerjaannya ya. Selamat mencoba



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bermain Bersama Teknologi untuk Atasi Hoax di Musim Pesta Politik

  Musim pesta politik seringkali menjadi momen rawan penyebaran hoaks. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami cara hoaks merambah dunia digital, terutama dalam konteks pesta politik, dan bagaimana kamu dapat mengidentifikasi serta menghindarinya dengan lebih baik. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil: 1. Pahami Pola Penyebaran di Media Sosial Hoaks cenderung menyebar dengan cepat melalui media sosial. Pahami bahwa informasi yang terlihat mencolok atau kontroversial seringkali menjadi sasaran utama penyebaran hoaks. Jika suatu informasi terlihat berbeda dari biasanya, luangkan waktu untuk memeriksanya lebih lanjut sebelum kamu mempercayainya atau menyebarkannya. 2. Verifikasi dari Sumber Terpercaya Sebelum kamu menyebarkan berita atau informasi, pastikan untuk memverifikasinya dari sumber yang terpercaya. Cek keberitaan dari situs berita resmi atau sumber informasi lain yang memiliki reputasi baik. Jangan hanya mengandalkan judul atau cuplikan, tetapi baca selur

Tips & Trik Cari Rumah yang Cocok untuk Work From Home di Medan: Dapatkan Cuan dari Rumah Anda

   Sebagai seorang software developer, pandemi telah mengubah cara saya bekerja. Sebelum pandemi, saya bekerja di kantor setiap hari dan berkomunikasi dengan rekan kerja dan klien secara langsung. Namun, sekarang saya harus bekerja dari rumah dan berkomunikasi dengan rekan kerja dan klien melalui internet. Namun, untuk dapat bekerja dengan produktif di rumah, rumah yang cocok untuk WFH dan WAH sangat penting. Selama pandemi, saya menemukan bahwa rumah yang tidak cocok untuk WFH dan WAH dapat menyebabkan masalah seperti kesulitan dalam fokus, kurangnya privasi, dan keterbatasan dalam komunikasi dengan rekan kerja. Oleh karena itu, saya mencari rumah yang cocok untuk WFH dan WAH di Medan. Menemukan rumah yang tepat di Medan dapat menjadi tugas yang tidak mudah. Namun, jangan khawatir, kami memiliki beberapa tips dan trik untuk menemukan rumah yang cocok di Medan. Pertama, cari rumah di kota Medan yang memiliki akses mudah ke fasilitas umum seperti toko, restoran, dan kantor. Ini akan mem

Mengenal Lebih Dekat Gemini: Google's Breakthrough in Conversational AI

  Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin mengalami perkembangan pesat, membawa kita ke era di mana teknologi semakin memahami dan merespons kebutuhan manusia. Salah satu terobosan terbaru dalam dunia kecerdasan buatan adalah proyek Gemini dari Google. Dengan klaimnya yang ambisius untuk melampaui kemampuan Chat GPT 4, Gemini menjadi sorotan utama dalam dunia AI. Google's Gemini: Memperkenalkan Standar Baru dalam AI Percakapan Gemini, yang dihadirkan oleh Google, bukan sekadar proyek AI biasa. Ia muncul sebagai kekuatan utama dalam bidang kecerdasan buatan percakapan. Arsitekturnya memiliki kemampuan multitasking yang tak tertandingi, mampu menangani banyak tugas kompleks secara bersamaan dengan efisiensi yang luar biasa. Dibandingkan dengan Chat GPT 4, yang sebelumnya dianggap sebagai puncak kemampuan AI dalam percakapan, Gemini memperlihatkan keunggulan yang signifikan. Gemini tidak hanya lebih cepat dalam menyelesaikan tugas-tugasnya, tetapi juga mampu beradaptasi